Beberapa Istilah yang sering digunakan dalam SEO (bag. 1)
Dunia SEO adalah dunia yang relatif masih baru, seiring berkembangnya dunia internet belakangan ini. Bagi mereka yang masih baru, dunia ini masih terhitung “gelap”, dalam artian masih bikin bingung. Saya punya teman, dia baru saja membuat blog. Setelah blognya terinstalasi dengan manis, tidak lama setelah itu, dia mencoba mencari blognya itu di google. Apa lacur? Dia tidak menemukan blognya di hasil pencarian google. Lalu dia mengirim pesan kepada temannya, dengan melampirkan screenshot hasil pencariannya di google, dengan bunyi seperti ini, “Google aja bingung!”
Itu contoh dari ketidakmengertian seorang teman saya terhadap apa yang sebenarnya dijalankan oleh google dan bagaimana agar situs dia terbaca oleh google serta berada di urutan ke berapa ketika ditampilkan oleh google (pokok permasalahan SEO).
Nah, untuk memulai mempelajari SEO, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu istilah-istilah yang sering digunakan. Pada kesempatan ini, saya akan mencoba untuk mengutarakan beberapa istilah yang biasa digunakan dalam SEO.
Alt Text/Attribute and Anchor Text.
Urusan SEO sangat mengandalkan Alt Text yang disematkan pada file gambar untuk merangsang memancing spider-nya search engine waktu meraba-raba crawl sebuah halaman dengan informasi berbentuk teks.
Anchor Text adalah frase yang mungkin/kira-kira akan dipakai oleh orang yang melakukan pencarian di search engine yang oleh karenanya ditautkan kembali ke situs agar situs tersebut menjali lebih bagus rankingnya di search engine.
Cloaking adalah metode SEO yang rada jahat yang biasanya dipakai oleh perusahaan/orang SEO yang masuk kategori ‘black hat’. Termasuk metode yang tidak etis, caranya dengan memberikan spider search engine halaman yang berbeda dengan yang dilihat oleh manusia. Halaman yang tidak terlihat ini dipenuhi dengan keyword untuk memancing spider search engine. Ini dapat dilakukan dengan cara mengirimkan isi suatu halaman berdasarkan alamat IP atau User-Agent HTTP header dari user yang meminta halaman itu. Ketika user diidentifikasikan sebagai spider search engine, sebuah server-side script, yang telah disiapkan sebelumnya, mengirimkan sebuah halaman yang berbeda, yang tidak terlihat dalam halaman aslinya.
Namun begitu, penggunaan metode ini akan mengakibatkan terkena hukuman dari search engine, misalnya di-ban, yang pada akhirnya malah justru akan sangat merugikan kita sendiri.
Directory dan DMOZ
Directory adalah situs web yang berisi daftar tautan/link dari segala penjuru web dalam format yang sudah dikategorisasi.
DMOZ adalah directory yang paling banyak digunakan orang dalam rangka SEO. Hal ini karena situs ini adalah yang terbesar dengan directory afiliasi yang sangat banyak. Metode human based approach-nya memang membutuhkan waktu yang lebih lama daripada directory yang lain, namun hasilnya lebih justru lebih bermanfaat.
Untuk sementara, sampai di sini dulu. Akan kita teruskan pada tulisan berikutnya.
Tulisan lain terkait tulisan di atas:
Sudah ada 2 komentar
-
[…] Beberapa Istilah yang sering digunakan dalam SEO (bag. 1) […]
-
[…] Beberapa Istilah yang sering digunakan dalam SEO (bag. 1) […]




